Our social:

Jumat, 26 Agustus 2016

Pengalaman Takterlupakan: Memandikan dan Mengurus Jenazah di Colchester, UK

Tulisan ini saya buat berdasarkan kisah nyata, yaitu pengalaman spiritual saya yg paling berharga selama tinggal di Colchester, UK
Beberapa hari yang lalu (di tahun 2015), ada teman muslimah dari negara lain, (maaf ga nyebut nama negara), meminta bantuan kami (temen2 Indonesia) utk membantu memandikan jenazah teman muslimah tsb. Saya kaget setengah mati, mandiin mayat?! Ga pernah kebayang sama sekali dan emang ga punya pengalaman sama sekali. Kemudian saya bilang ke teman saya tsb bhw saya ga ngga sanggup dan ga bisa ikut. Suami saya yg bujuk saya spy ikut bantu utk.dpt pengalaman juga,karena dia udah sering memandikan/mengkafani/mengurus jenazah. Setelah lama mikir, akhirnya saya setuju ikut bantu dg asumsi mungkin nanti nya teanaga saya gak akan dipake krn udah banyak yg bantu. 

Berangkat lah kami bersama2, saya dan satu teman Indonesia ikut bersama teman muslimah tsb yg hadir bersama 4 teman lainnya. Setelah mutar2 cari alamat funeral house sampe lah kami di t4 tujuan. Kami.disuruh menunggu beberapa saat sblm memandikan jenazah tsb. Hadir juga 2 teman dari almarhumah yang tau betul keadaan teman mereka yg meninggal tsb. Salah satu dari mereka bercerita bhw almarhumah punya 2 anak yg tinggal di negara lain dan beliau dalam perawatan home caring selama almarhumah sakit. Mohon maaf saya munilaskan disini, almarhumah menikah dg British man dan berbeda agama, anak2 mereka pun berkeyakinan berbeda dg almarhumah. Namun sblm meninggal, 2 sahabat almarhumah tsb yang menuntun secara Islam adab sebelum menghadap Allah. Dan inisitif 2 sahabat tsb juga menguburkan secara Islam. 


Ketika kami berada di funeral house tsb, suami dan anak almarhumah sedang mengurus sertifikat utk bisa dikebumikan. Di inggris, jika ada yang meninggal, ada beberapa prosedur yg harus diikuti utk bisa menguburkan jenazah. Pertama, kita harus mendapatkan sertifikat dari dokter setempat bahwa org tsb sudah meninggal. Dengan sertifikat tsb, kita harus mengurus "green certificate " dari county utk bisa menguburkan jenazah. Dan biasanya proses mendapat kan green certificate ini agak lama krn.antrian yg panjang. Selama kita blm dpt sertifikat tsb, jenazah hrs berada di funeral houses spt yg saya kunjungi tsb. 

Kembali ke acara pemandian almarhumah tadi. Tak lama kemudian datang lah bbrp wanita yg sudah tidak muda lagi asal negara lain yg ternyata mereka sering mandikan mayit. Saya sudah merasa lega krn memang kami yg muda2 ga diikutkan dalam proses pemandian tsb. Berangkat lah ibu2 tsb dan dua sahabat dari almarhumah tsb ke t4 pemandian yg berlokasi dibelakang house tsb. Kami yg lainnya menunggu di salah satu ruangan dari house tsb. Tak lama kemudian, dua perawat datang ket4 kami dan butuh 3 tenaga lagi. Kami yg wanita ada 4, satu teman sudah bilang ga bisa ikut krn sedang "halangan". Jadi tpaksalah kami bertiga tmasuk saya yg berangkat. Ada perasaan takut yg memcekam. Saya typically penakut thd hal2 yg spt ini, apalagi film2 horor ...hiiiii. ...paling takut.
Kemudian kami diantar sebuah ruangan agak besar dan lengkap dg alat pemandian. Jenazah di letakkan dalam sebuah dipan dari besi dalam keadaan tertutup seluruh tubuh. Saya ga berani liat jenazah tsb. Didlm ruangan tsb, ada seorg imam masjid colchester town sedang memberikan pengarahan kepd ibu2 td bgm tata cara memandikan jenazah. Sayangnya beliau bicara dlm.bhs beliau. Setelah selesei, Imam tsb keluar ruangan dan tinggal ah kami dan ibu2 yg siap memandikan jenazah tsb. Kami bertiga semula hanya berdiri melihat ibu2 td bersiap2 memandikan, krn kami pikir sudah cukup org. 

Ketika proses berlamgsung, salah satu dari mereka minta bantuan kami. Kami pun berunding dulu. ..krn tnyata kami sama2 takut hahhaha. Akhirnya ibu2 itu lgsung nunjuk saya krn mungkin posisi saya yg paling pinggir dan dekat dg mereka. Hhhh....dg segala kekuatan yg ada dan membaca surat2 Allah apa saja yg hapal saya pun maju dan terlibat dlm proses. Awalnya saya hanya memegangi kain penutup saja, tp ditengah2 pemandian ada kegiatan angkat mayat tsb utk dimiringkan kanan dan kiri....waduhhhhh. ...mau ga mau hrs pegang dunk. Huhhhh. ...sambil baca2 an surah...Saya ikut angkat bagian kaki....piuhhhh. Dan entah dpt kekuatan dari mana secara naluri saya pun ikut bantu nyiram dan sabunin bagian2 yg, mungkin ibu2 itu ga liat, msh terlihat kotor. Proses pemandian pun selese dan jenazah siap di kafanin. Salah satu ibu itu keluar utk beri tau Imam bhw proses pemandian udah selese , dan tak lama kemudian imam datang bersama 2 teman kami laki2 mengabtarkan peti yg sudah di siapkan lain kafan. Setelah bapak2 td keluar , kami bersiap2 memindahkan jenazah ke peti tsb. 
Disinilah dua teman kami lagi mau ga mah hrs bantu hehe. Jd pada akhirnya kami2 yg penakut ini , dg keadaan terpaksa, bisa juga bantu memandikan dan mengkafani jenazah. Alhamdulillah. ...
Jenazah baru bisa dikuburkan keeseokan harinya krn menunggu green certificate tsb..Sampai saya menulis ini, jenazah sudah dikebumikan secara islam (tepatnya kmrn) dan beberapa teman indonesia bapak2 juga ikut menguburkan.

Ada satu pelajaran penting yg bisa saya ambil dari pengalaman ini, selain pengalaman memandikan jenazah td, yaitu bhw bgmpun keadaan kita, sangat sangat penting utk memberikan pengetahuan agama kepada anak2 kita. Kalau kita liat kisah almarhumah td (tdk bermaksud memberi contoh yg buruk), bhw kami semua yg hadir di t4 proses pemandian adalah hanya krn rasa kemanusiaan saja , kami tdk ada hubungan keluarga dg almarhumah . Saya sempat ditanya oleh salah satu ibu2 yg ikut mandikan jenazah td, apakah saya ada hubungan keluarga dg almarhumah, saya jawab kenalpun saya tidak. Ibu itu hanya tersenyum.


Saya hanya berpikiran betapa kasian nya seorg ibu atau ayah yg sudah meninggal tapi tdk bisa di dampingi oleh anak2 mereka saat memandikan atau pun juga tidak bisa ikut mensholatkan dan mendokan mereka krn keyakinan yg berbeda. Saya ga menyakahkan pernikahan beda agama ya krn itu hak setiap individu dan bersifat privacy. Tapi inilah suatu kenyataan yg hrs kita hadapi kedepannya. Krn dalam ajaran islam sudah jelas dinyatakan bhw amalan seorg ibu atau ayah yg meninggal akan trus mengalir dari anak2 mereka yg sholeh dan sholehah beramal baik dan mendoakan org tua mereka. Sehingga sangat penting utk mendidik anak2 kita dg ilmu agama yg cukup , krn pada akhirnya kita tidak bisa hidup selamanya di dunia. Umur itu adalah rahasia Allah. Jadi, kalau anak2 kita tidak punya pengetahuan agama yg cukup, lalu siapa yg bisa membawa kita ket4 terbaik disisi Allah ? Wallahualam.

Mohon maaf jika tulisan saya mennyinggung teman2 sekalian yg baca. Tidak ada sedikit pun buat saya mencampuri hal2 pribadi. Saya hanya bermaksud share pengalaman dan sedikit pemikiran yg mungkin bermanfaat.

Colchester , 26 August 2015
Sedikit masih merinding ...


Tambahan:
Informasi tentang pemakaman dan pengurusan jenazah dapat dibaca pada website Colchester Brorouh Council yaitu : http://www.colchester.gov.uk/cemetery

0 komentar:

Posting Komentar