Our social:

Jumat, 22 Juli 2016

12 Cara Melindungi Hak Anak ala Pemerintah UK

Rasanya tulisan ini sangat relevan menyambut Hari Anak Nasional yang biasa diperingati pada tanggal 23 Juli. 
Saya ingin berbagi pengalaman saat bisa merasakan bagaimana pemerintah dan masyarakat UK sangat melindungi hak anak, tanpa bermaksud merendahkan siapapun, pemerintah manapun. Hanya saja saya berharap kita bisa mengambil pelajaran dan manfaat yang baik-baik saja.


Ok, back to the topics. Yang termasuk golongan anak-anak di UK adalah semua yang berumur di bawah 16 tahun.

Bagaimana, pemerintah UK melindungi hak anak-anak di sana, dan benar-benar sudah diterapkan dan dapat kita rasakan dalam kehidupan sehari-hari. Bukan sekedar hanya peraturan/undang-undang di atas kertas. Mari kita lihat satu-satu, apa saja yang sudah dijalankan dalam rangka melindungi hak anak

1. Sekolah di UK Sangat Melindungi Privacy dan Keamanan Anak-anak 
Pagar tinggi plus pintu yang selalu tertutup dan kamera cctv adalah salah satu standar keamanan yang wajib disediakan oleh sekolah-sekolah di UK. Pengunjung sekolah termasuk orang tua dan wali hanya diperbolehkan memasuki lingkungan sekolah pada saat yang sudah ditentukan, misalnya: saat antar/jemput, ada kegiatan khusus di sekolah yang melibatkan orang tua/wali.

Di luar waktu yang diperbolehkan itu, kita harus memberikan alasan kuat untuk bisa masuk lingkungan sekolah lewat interkom yang disediakan di pintu pagar depan sekolah, apabila dirasa aman, pintu pagar akan dibuka secara otomatis dari dalam kantor administrasi sekolah.

Sekolah juga memberikan pembekalan tentang First aid (P3K), Fire Saftey (Kebakaran), cara menghubungi layanan emergency, seperti polisi dan ambulans. Kontak telepon untuk keadaan sangat darurat (emergency) di Inggris/UK adalah 999, semua percakapan akan direkam. Anak-anak diutamakan prioritasnya, sehingga apabila ada anak-anak yang menelpon 999 maka dalam kurang 10 menit akan datang polisi/ambulans.

2. Tidak boleh Menghentikan Kendaraan/Parkir di depan pintu masuk sekolah kecuali Kendaraan Emergency.
Hal ini dilakukan demi melindungi keamanan penghuni sekolah (anak-anak, guru, petugas sekolah). Pemerintah UK sangat memperhatikan faktor safety dan tindakan preventif lebih diutamakan daripada terjadi sesuatu yang buruk nantinya.

Pernahkah mendengar atau membaca berita tentang penembakan di sekolah di AS ?
Nah,pemerintah UK tidak mnghendaki hal tersebut terjadi. Ketika ada kendaraan yang sengaja parkir di jalan depan pintu sekolah, maka kamera akan mencatat nomor kendaraan tersebut dan melaporkan ke polisi, dan polisi akan melakukan penindakan.

2. Tidak Boleh Meng-upload Foto/Video Anak-anak (selain anak kita sendiri) ke Media lain
Setiap anak di UK sangat dilindungi, salahsatu-nya adalah dilarang meng-upload video/foto yang memperlihatkan secara jelas wajah selain anak kita sendiri.

Pada saat ada kegiatan di sekolah, orang tua/wali yang datang di-WAJIBkan menandatangani semacam surat perjanjian untuk tidak akan meng-upload foto/video yang sudah kita rekam, otherwise pihak sekolah dan kita akan mendapatkan masalah besar.


3. Memberikan Jalur Khusus Buat Pejalan Kaki, salah satunya untuk Anak-anak berjalan kaki/bersepeda/bermain dengan aman.
Sewaktu tinggal di UK, anak-anak hanya berjalan kaki atau bersepeda untuk berangkat dan pulang sekolah. Di sana, sudah disediakan jalur khusus pejalan kaki/pesepeda. Kadang jalur ini juga digunakan untuk orang-orang tua/disable yang menaiki mobile scooter.

Anak-anak biasanya memanfaatkan jalur ini untuk bermain trike, scooter atau mobil-mobilan sepulang sekolah atau saat weekend. Mereka bisa bermain bebas tanpa takut harus bersaing dengan motor atau mobil di jalur yang sama.

4. Menyediakan Sarana Transportasi yang Nyaman dan Aman Bagi Anak-anak
Walaupun alat transportasi di UK HANYA memiliki 1 personil saja, yaitu driver, tanpa asisten/kernet, Namun ada kamera yang mencatat semua aktivitas di dalam bus. Kamera tersebut terhubung dengan kantor perusahaan bus tersebut. Hanya driver dan kamera saja ?

Itu belum cukup, apabila ada tindak kejahatan atau emergency lainnya. Mobil polisi/ambulans akan datang segera dalam 2 -5 menit. Bagaimana mungkin bisa secepat itu, sebabnya adalah ketika mobil polisi/ambulans mulai beraksi dan menyuarakan sirinenya, suara sirine ini sangat keras dan bisa terdengar hingga radius 3 km. Sehingga kendaraan lainya sudah bersiap-siap apabila kendaraan emergency tersebut ada di depan/di belakang, kendaraan lain akan berhenti dan menepi memberikan jalan. Harap diketahui mobil emergency ini sangat special dan diperbolehkan melaju sangat kencang di jalanan sempit sekalipun.


5. Memberikan Penghargaan pada Anak-anak Untuk Semua Prestasinya walau sekecil apapun
Ada banyak cara yang dilakukan oleh sekolah untuk memberikan penghargaan kepada anak. Mulai dari penghargaan Best of Week, Best Reader, Best Writer, hingga Best Attendance untuk menghargai mereka yang sudah mau datang ke sekolah. Penghargaan ini akan diberikan tiap minggu, hingga seluruh anak mendapatkannya.


6. Memberikan Kesempatan pada Anak-anak Untuk Mengekspresikan Dirinya
Pernah nggak terbayang anak-anak pergi ke sekolah hanya dengan baju tidur plus boneka/bantal/guling kesayangan mereka?
Atau ke sekolah dengan hanya berbaju Super-hero lengkap dengan senjatanya?

Nah, ada saat tertentu, sekolah di UK memberikan kesempatan anak-anak untuk berekspresi. Salahsatu-nya dengan adanya 'non-uniform day' dengan tema-tema tertentu, dan dikaitkan dengan acara donasi yang nanti disumbangkan kepada yang membutuhkan, seperti anak2 pengidap kanker, anak-anak yg tidak memiliki orang tua (orphan), kaum disable.
Jadi, setiap anak diperbolehkan memakai pakaian bebas (kalau bisa sesuai tema) dan membawa 50p hingga £1 untuk disumbangkan. Pada satu hari itu, satu sekolah bisa mengumpulkan ratusan hingga ribuan poundsterling.


7. Memberikan Kesempatan Bermain Seluas-luasnya pada Masa Anak-anak
Bermain bisa berarti bermain di luar rumah dan/atau di dalam rumah. Di sekolah pun, suasananya dibuat relax seperti bermain-main tapi tetap ada saatnya serius.


8. Memberikan Pelajaran di Sekolah yang Tidak Memberatkan dan Membebani Anak-anak
Ada joke dari warga Indonesia yang tinggal di UK "Tas sekolah anakku tidak seberat waktu di Indonesia, dan kalau dibuka isinya hanya bekal makanan".
- Tidak ada saat khusus utk ujian, seperti 2 minggu ulangan Umum
- Tidak ada sistem tinggal kelas (semua anak pasti naik kelas)
- Tidak ada Ujian Nasional terus hasilnya lulus atau tidak
- Orang tua tidak perlu deg-degan saat anak  mau mendaftar SMP atau SMA (Tidak ada mendaftar masuk sekolah berdasarkan nilai). Saat kelas 5 SD, mereka sudah tahu SMP-nya nanti dimana dan diberi kesempatan "merasakan" bersekolah di SMP atau disebut dengan "induction day"

9. Menyediakan Tontonan yang Pas untuk anak-anak dan Aturan yang Jelas & Tegas bagi Stasiun Televisi
Alhamdulillah anak-anak saya sudah bisa mengontrol sendiri acara apa saja yang boleh mereka tonton sesuai dengan usia. Mereka bahkan sudah tidak mau melihat acara TV Indonesia. "Indonesian TVs are full of crying, sadness, and anger " kata Abram (7 tahun),, "and advertisements" tambah Adel (10 tahun) tidakmau kalah ketika mereka melihat meski masih sore sudah ada acara sinetron di televisi yang isinya hanya bullying, marah-marah, siksaan, tangisan, kesedihan, dan balas dendam.

Saya bisa memahami ketidaksukaan itu karena mereka sudah tinggal di UK selama 5 tahun lebih. Di UK, acara untuk anak-anak dimulai dari pukul 6 pagi  hingga 7.30 malam. Terasa indah saat pukul 7.30 malam di-isi dengan bed time story dan ucapan perpisahan untuk bertemu lagi keesokan harinya.
Dalam rentang waktu tersebut, tidak boleh ada acara bertema dewasa, bukan sekedar tidak boleh menampilkan pornografi.

10.  Bullying akan Mendapat Hukuman Berat

11. Menutup Tempat Permainan Selama Jam Sekolah
Pada hari Senin hingga Jumat, tempat-tempat permainan akan mulai buka setelah jam sekolah selesai. Walaupun begitu pada saat weekend, tempat permainan diperbolehkan buka sepanjang hari bahkan bisa sampai pukul 10 malam bergantung kondisi cuaca.

12. Polisi Ikut Memantau pada Saat Jam Sekolah
Caranya gimana:
- Apabila terlihat ada anak-anak (tanpa didamping orangtua/wali) yang berkeliaran pada jam sekolah, polisi akan mendatangi, menginterogasi, membawa ke orangtuanya, dan bahkan hingga membawanya ke kantor polisi setempat.
- Apabila ada anak di bawah umur 12 tahun berangkat atau pulang sekolah tanpa ditemani orang tua/wali, maka polisi berhak menginterogasi orangtua/wali atau bahkan hingga membawanya ke kantor polisi.


Mungkin kelihatannya ribet ya. Tapi selama 5 tahun lebih tinggal disana, kami dan anak-anak sangat menikmati semua layanan atau peraturan tersebut, karena kami tahu itu semuanya ditegakkan demi keselamatan, keamanan dan terlindunginya hak anak-anak di UK.
Saya juga sangat yakin banyak diantara kita,baik orang tua maupun anak-anak yang merindukan terciptanya hal-hal di atas di negeri ini.

Pertanyaannya adalah Sudahkah pemerintah dan masyarakat negeri ini melindungi hak anak-anak?

"SELAMAT HARI ANAK NASIONAL"

Jogja Timur, 22 Juli 2016

0 komentar:

Posting Komentar