Kalau Pergi ke Inggris/UK (England, Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara) serta Irlandia Harap Lapor Diri ke KBRI London
Ada cerita menarik yang mungkin akan memberikan contoh nyata yang baik bahwa ada manfaat dari Lapor diri ke KBRI setempat.
Waktu itu minggu terakhir bulan September 2013, saya dan suami baru saja menginjakkan kaki di rumah sekembali dari melaksanakan ibadah haji (baca: pergi-haji-dari-UK.html) . Belum sempat duduk hanya bersalaman dengan ibu, tiba-tiba telepon rumah berdering, langsung teringat kalu baterai handphone sudah habis powernya. Akhirnya sayapun angkat telepon rumah yang berdering lagi,

Ternyata, telepon tersebut dari Bapak Dr. Fauzi (Atase Pendidikan dan Kebudayaan /Atdikbud KBRI London) dan memang mencari saya karena beliau mendapatkan datanya dari Daftar Lapor Diri di KBRI London. Sebetulnya, Beliau sudah menelpon mencoba menghubungi nomor handphone tapi ternyata kondisinya tidak aktif sebelum menelpon rumah rumah di Colchester.

Singkatnya, Beliau meminta tolong saya untuk membantu mahasiswa dari Indonesia yang baru saja tiba di Colchester dan sekarang dalam kondisi sakit. Mas mahasiswa ini, sebut saja V, memiliki history sakit maag yng sudah lumayan. Terus begitu sampai di Colchester, kondisi badannya memburuk setelah menempuh perjalanan yg sangat jauh dari Indonesia, ditambah mas V ini tidak memiliki kontak orang-orang Indonesia yg ada di Colchester. Akhirnya menghubungi pihak Atdikbud, dan selanjutnya mencari data orang-orang Indonesia di sana. Akhirnya pihak Atdikbud menghubungi saya, karena memang pada saat lapor diri di KBRI tahun 2011, saya menuliskan nomor rumah juga pada form lapor diri.

Setelah mencatat alamat mas V di Colchester, sayapun menyiapkan sedikit makanan Indonesia (kata teman2, rumah kami adalah tempat melepas kangen masakan Indonesia hehe), obat-obatan sesuai persediaan kami yang mungkin akan bermanfaat. Kemudian saya ditemani suami pergi mendatangi kamar tinggal mas V, yang ternyata tinggal di University Quayside, salah satu akomodasi milik kampus University of Essex.
Ya, mungkin cerita tadi bisa menjadi satu contoh pentingnya lapor diri di KBRI.

Lapor Diri ke KBRI London 

Setiap masyarakat Indonesia yang datang ke Inggris untuk belajar perlu melaporkan diri ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London. Perlu diperhatikan lapor diri ini tidak hanya saat datang saja tetapi juga saat akan pulang ke Indonesia setelah masa studi selesai.


Lapor diri pada Perwakilan RI setempat sangat besar manfaatnya. Tentunya sangat diharapkan agar setiap WNI yang berada di luar negeri menjaga dirinya masing-masing dan senantiasa dijauhi dari kesulitan dan berbagai hambatan. Namun, apabila seburuk-buruknya terjadi sesuatu yang tidak diharapkan pada diri seorang WNI, maka tentunya akan jauh lebih mudah bagi Perwakilan RI (dalam hal ini Bidang Konsuler KBRI London) setempat untuk membantunya jika WNI tersebut sudah mendaftarkan/melaporkan data dirinya di Perwakilan RI.
Bidang Konsuler KBRI London senantiasa berusaha membantu dan melindungi setiap WNI yang menghadapi kesulitan sejauh para WNI juga memenuhi kewajiban-kewajibannya. Proses dan prosedur untuk lapor diri sangat mudah dan tidak dipungut bayaran apapun.
  • Mohon juga untuk mengisi form pendaftaran mahasiswa Indonesia pada http://atdikbudlondon.com/pendaftaran-mahasiswa/. 
Form pendaftaran ini ditujukan bagi semua mahasiswa Indonesia, mulai dari tingkat A-level/Foundation sampai dengan tingkat Doctorate, yang menempuh studi di Inggris (England, Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara) dan Irlandia. Data akan digunakan untuk mengetahui jumlah mahasiswa di Inggris dan Irlandia beserta sebaran jenjang pendidikan, kota, universitas, jurusan dan lain-lain, guna menentukan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia selanjutnya.

Daftar ini tidak menggantikan kegiatan Lapor Diri ke Konsuler KBRI London, akan tetapi dapat dijadikan rujukan pengecekan data

Cerita Menarik - Ternyata, Ada Hikmahnya LAPOR DIRI ke KBRI London

Kalau Pergi ke Inggris/UK (England, Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara) serta Irlandia Harap Lapor Diri ke KBRI London
Ada cerita menarik yang mungkin akan memberikan contoh nyata yang baik bahwa ada manfaat dari Lapor diri ke KBRI setempat.
Waktu itu minggu terakhir bulan September 2013, saya dan suami baru saja menginjakkan kaki di rumah sekembali dari melaksanakan ibadah haji (baca: pergi-haji-dari-UK.html) . Belum sempat duduk hanya bersalaman dengan ibu, tiba-tiba telepon rumah berdering, langsung teringat kalu baterai handphone sudah habis powernya. Akhirnya sayapun angkat telepon rumah yang berdering lagi,

Ternyata, telepon tersebut dari Bapak Dr. Fauzi (Atase Pendidikan dan Kebudayaan /Atdikbud KBRI London) dan memang mencari saya karena beliau mendapatkan datanya dari Daftar Lapor Diri di KBRI London. Sebetulnya, Beliau sudah menelpon mencoba menghubungi nomor handphone tapi ternyata kondisinya tidak aktif sebelum menelpon rumah rumah di Colchester.

Singkatnya, Beliau meminta tolong saya untuk membantu mahasiswa dari Indonesia yang baru saja tiba di Colchester dan sekarang dalam kondisi sakit. Mas mahasiswa ini, sebut saja V, memiliki history sakit maag yng sudah lumayan. Terus begitu sampai di Colchester, kondisi badannya memburuk setelah menempuh perjalanan yg sangat jauh dari Indonesia, ditambah mas V ini tidak memiliki kontak orang-orang Indonesia yg ada di Colchester. Akhirnya menghubungi pihak Atdikbud, dan selanjutnya mencari data orang-orang Indonesia di sana. Akhirnya pihak Atdikbud menghubungi saya, karena memang pada saat lapor diri di KBRI tahun 2011, saya menuliskan nomor rumah juga pada form lapor diri.

Setelah mencatat alamat mas V di Colchester, sayapun menyiapkan sedikit makanan Indonesia (kata teman2, rumah kami adalah tempat melepas kangen masakan Indonesia hehe), obat-obatan sesuai persediaan kami yang mungkin akan bermanfaat. Kemudian saya ditemani suami pergi mendatangi kamar tinggal mas V, yang ternyata tinggal di University Quayside, salah satu akomodasi milik kampus University of Essex.
Ya, mungkin cerita tadi bisa menjadi satu contoh pentingnya lapor diri di KBRI.

Lapor Diri ke KBRI London 

Setiap masyarakat Indonesia yang datang ke Inggris untuk belajar perlu melaporkan diri ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London. Perlu diperhatikan lapor diri ini tidak hanya saat datang saja tetapi juga saat akan pulang ke Indonesia setelah masa studi selesai.


Lapor diri pada Perwakilan RI setempat sangat besar manfaatnya. Tentunya sangat diharapkan agar setiap WNI yang berada di luar negeri menjaga dirinya masing-masing dan senantiasa dijauhi dari kesulitan dan berbagai hambatan. Namun, apabila seburuk-buruknya terjadi sesuatu yang tidak diharapkan pada diri seorang WNI, maka tentunya akan jauh lebih mudah bagi Perwakilan RI (dalam hal ini Bidang Konsuler KBRI London) setempat untuk membantunya jika WNI tersebut sudah mendaftarkan/melaporkan data dirinya di Perwakilan RI.
Bidang Konsuler KBRI London senantiasa berusaha membantu dan melindungi setiap WNI yang menghadapi kesulitan sejauh para WNI juga memenuhi kewajiban-kewajibannya. Proses dan prosedur untuk lapor diri sangat mudah dan tidak dipungut bayaran apapun.
  • Mohon juga untuk mengisi form pendaftaran mahasiswa Indonesia pada http://atdikbudlondon.com/pendaftaran-mahasiswa/. 
Form pendaftaran ini ditujukan bagi semua mahasiswa Indonesia, mulai dari tingkat A-level/Foundation sampai dengan tingkat Doctorate, yang menempuh studi di Inggris (England, Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara) dan Irlandia. Data akan digunakan untuk mengetahui jumlah mahasiswa di Inggris dan Irlandia beserta sebaran jenjang pendidikan, kota, universitas, jurusan dan lain-lain, guna menentukan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia selanjutnya.

Daftar ini tidak menggantikan kegiatan Lapor Diri ke Konsuler KBRI London, akan tetapi dapat dijadikan rujukan pengecekan data

Sunderland vs Middlesbrough: Head to Head


In the last 105 games played between these two teams, the black cats have won 48 times while Boro have won 31 games. The black cats are unbeaten in 6 of their last 7 games against Boro, losing only their last game which was a League cup in 2012.
At home, Sunderland have won 29 games and lost 11, the black cats are unbeaten in 3 of their last 4 games.
Dari Riverside stadium, milik Middlesbrough FC, hanya perlu 20 menit untuk sampe ke Stadium of light, milik The Black cats alias Sunderland FC. Jadi tidak heran kalau aroma panas pertandingan derby antara 2 tim sepakbola di wilayah North Yorkshire sangat menyengat hehe. Maklumlah sepakbola sudah menjadi "darah daging serta keyakinan" yang kuat bagi masyarakat UK.


Uniknya kedua stadium itu berada tepat di sebelah sungai besar dan sangat indah pemandangannya di malam hari.

Kalo ingin melihat pertandingan di stadion Middlesbroug FC bisa menggunakan alamat Riverside Stadium, Middlesbrough, TS3 6RS ini untuk direction dan mencari parkir sekitar stadion. Sedangkan untuk satdion Sunderland FC (Stadium of Light) gunakan alamat : Stadium Of Light, Sunderland, SR5 1SU serta telephone: 0871 911 1200.

Baiklah, selamat menyaksikan pertandingan Super Sunday Match 21 Agustus 2016 kali ini

Super Sunday Match hari ini - 2 Tim dari Wilayah North Yorkshire

Sunderland vs Middlesbrough: Head to Head


In the last 105 games played between these two teams, the black cats have won 48 times while Boro have won 31 games. The black cats are unbeaten in 6 of their last 7 games against Boro, losing only their last game which was a League cup in 2012.
At home, Sunderland have won 29 games and lost 11, the black cats are unbeaten in 3 of their last 4 games.
Dari Riverside stadium, milik Middlesbrough FC, hanya perlu 20 menit untuk sampe ke Stadium of light, milik The Black cats alias Sunderland FC. Jadi tidak heran kalau aroma panas pertandingan derby antara 2 tim sepakbola di wilayah North Yorkshire sangat menyengat hehe. Maklumlah sepakbola sudah menjadi "darah daging serta keyakinan" yang kuat bagi masyarakat UK.


Uniknya kedua stadium itu berada tepat di sebelah sungai besar dan sangat indah pemandangannya di malam hari.

Kalo ingin melihat pertandingan di stadion Middlesbroug FC bisa menggunakan alamat Riverside Stadium, Middlesbrough, TS3 6RS ini untuk direction dan mencari parkir sekitar stadion. Sedangkan untuk satdion Sunderland FC (Stadium of Light) gunakan alamat : Stadium Of Light, Sunderland, SR5 1SU serta telephone: 0871 911 1200.

Baiklah, selamat menyaksikan pertandingan Super Sunday Match 21 Agustus 2016 kali ini

Akhirnya Doa ayah Tontowi Ahmad, Muhammad Husni Muzaitun terkabul sudah. Beberapa waktu yang lalu Beliau pernah berdoa :
"Dia sudah membuat bangga orang tua. Dia berhasil memberikan dua gelar All England, mudah-mudahan ke depan ia bisa menjadi juara dunia dan Olimpiade,"
Pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil mempersembahkan emas di Olimpiade Rio 2016 setelah mengalahkan pasangan ganda campuran Malaysia 2 set langsung.

Tontowi Ahmad berasal dari Sumpiuh, sebuah kecamatan di Kabupaten Banyumas, sekitar 40 menit dari Purwokerto, atau sekitar 4 jam dari Yogyakarta ditempuh dengan perjalanan darat. Sehingga setiap harus berangkat ke Jakarta, Tontowi memerlukan minimal 5 jam perjalanan, yaitu dari Sumpiuh ke Yogyakarta dilanjutkan pesawat dari Yogya ke Jakarta.

Saya bisa merasakan keletihannya, karena saya sering melakukan perjalanan darat dari Purwokerto ke Yogya. Tapi ternyata, perjalanan jauh yang harus dilalui itu tidak membuat Tontowi patah semangat yang sekarang sukses mengukir prestasi di dunia bulutangkis tingkat dunia bersama pasangan ganda campurannya,yaitu Lliyana Natsir.

Orang tua Tontowi di Sumpiuh sengaja membuat lapangan bulutangkis untuk melatih anak-anaknya sejak kecil.
Selepas SMP ia bergabung dengan Klub Argo Pantes di Tangerang dan kemudian dilirik Pusdiklat Gresik sebelum ditawari PB Djarum, klub bulutangkis terbesar di Indonesia, untuk bergabung.

Sejak itu, ia sudah sedikitnya lima kali berganti pasangan ganda campuran sebelum akhirnya berduet dengan Liliyana Natsir, yang sebelumnya sudah menjadi juara dunia dua kali dan meraih medali perak Olimpiade bersama Nova Widianto.

Saksikan video -nya disini Detik-Detik Indonesia Raih Emas di Olimpiade 2016 https://www.youtube.com/watch?v=efxRZYJ-S9s

Belajar dari Anak Desa yang Mempersembahkan Emas tepat di HUT ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia

Akhirnya Doa ayah Tontowi Ahmad, Muhammad Husni Muzaitun terkabul sudah. Beberapa waktu yang lalu Beliau pernah berdoa :
"Dia sudah membuat bangga orang tua. Dia berhasil memberikan dua gelar All England, mudah-mudahan ke depan ia bisa menjadi juara dunia dan Olimpiade,"
Pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil mempersembahkan emas di Olimpiade Rio 2016 setelah mengalahkan pasangan ganda campuran Malaysia 2 set langsung.

Tontowi Ahmad berasal dari Sumpiuh, sebuah kecamatan di Kabupaten Banyumas, sekitar 40 menit dari Purwokerto, atau sekitar 4 jam dari Yogyakarta ditempuh dengan perjalanan darat. Sehingga setiap harus berangkat ke Jakarta, Tontowi memerlukan minimal 5 jam perjalanan, yaitu dari Sumpiuh ke Yogyakarta dilanjutkan pesawat dari Yogya ke Jakarta.

Saya bisa merasakan keletihannya, karena saya sering melakukan perjalanan darat dari Purwokerto ke Yogya. Tapi ternyata, perjalanan jauh yang harus dilalui itu tidak membuat Tontowi patah semangat yang sekarang sukses mengukir prestasi di dunia bulutangkis tingkat dunia bersama pasangan ganda campurannya,yaitu Lliyana Natsir.

Orang tua Tontowi di Sumpiuh sengaja membuat lapangan bulutangkis untuk melatih anak-anaknya sejak kecil.
Selepas SMP ia bergabung dengan Klub Argo Pantes di Tangerang dan kemudian dilirik Pusdiklat Gresik sebelum ditawari PB Djarum, klub bulutangkis terbesar di Indonesia, untuk bergabung.

Sejak itu, ia sudah sedikitnya lima kali berganti pasangan ganda campuran sebelum akhirnya berduet dengan Liliyana Natsir, yang sebelumnya sudah menjadi juara dunia dua kali dan meraih medali perak Olimpiade bersama Nova Widianto.

Saksikan video -nya disini Detik-Detik Indonesia Raih Emas di Olimpiade 2016 https://www.youtube.com/watch?v=efxRZYJ-S9s

Pada tanggal 17 Agustus 2016 ini, Google inc memasang doodle yang baru mulai jam 00:00 tengah malam tadi. Doodle ini bertema Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Repubik Indonesia yang menggambarkan upacara pengibaran bendera pusaka dan menempatkan 3 anggota paskibraka tepat berada di tengah serta dikelilingi lingkaran merah, sebagai pengganti huruf O kedua dari kata Google.

 Berikut penjelasan Google terkait Doodle mereka di tanggal 17 Agustus 2016
August 17th marks the anniversary of Indonesia’s Declaration of Independence from the Netherlands in 1945. This important event is celebrated across the country with the raising of the red and white national flag, the “Sang Saka Merah Putih,” and the singing of the national anthem “Indonesia Raya.” Local communities also come together to take part in competitions, games, and parades. One popular tradition is palm tree climbing, where the aim is to reach the top of the tree first to claim a prize. Sounds easy enough except that the trunk is often greased and slippery!
Today’s Doodle shows an iconic Paskibraka ceremony, held annually on Independence Day at the Presidential Palace. Dressed in a red and white uniform and wearing a traditional peci hat, a group of specially selected high school students become “flag troops” as part of a patriotic ceremony to mark this most significant day in the Indonesian calendar.
Doodle Google pada HUT RI 2015

Doodle Google pada HUT RI 2014
Google pun selalu mengganti Doodle mereka setiap peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus tahun-tahun sebelumnya.
Berikut adalah Doogle Google pada tanggal 17 Agustus mulai tahun 2009 - 2013.

Tidak hanya itu saja, Google-pun beberapa kali juga mengganti doodle mereka pada saat moment istimewa bagi bangsa Indonesia,seperti pada saat hari pemilihan umum di Indonesia tahun 2014
Dirgahayu Repblik Indonesia
Semoga menjadi negara yg bermartabat, makmur dan damai

Jogja timur, 17 Agustus 2016

Setiap tahun, Google pun IKUTAN memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT ke-71 RI)

Pada tanggal 17 Agustus 2016 ini, Google inc memasang doodle yang baru mulai jam 00:00 tengah malam tadi. Doodle ini bertema Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Repubik Indonesia yang menggambarkan upacara pengibaran bendera pusaka dan menempatkan 3 anggota paskibraka tepat berada di tengah serta dikelilingi lingkaran merah, sebagai pengganti huruf O kedua dari kata Google.

 Berikut penjelasan Google terkait Doodle mereka di tanggal 17 Agustus 2016
August 17th marks the anniversary of Indonesia’s Declaration of Independence from the Netherlands in 1945. This important event is celebrated across the country with the raising of the red and white national flag, the “Sang Saka Merah Putih,” and the singing of the national anthem “Indonesia Raya.” Local communities also come together to take part in competitions, games, and parades. One popular tradition is palm tree climbing, where the aim is to reach the top of the tree first to claim a prize. Sounds easy enough except that the trunk is often greased and slippery!
Today’s Doodle shows an iconic Paskibraka ceremony, held annually on Independence Day at the Presidential Palace. Dressed in a red and white uniform and wearing a traditional peci hat, a group of specially selected high school students become “flag troops” as part of a patriotic ceremony to mark this most significant day in the Indonesian calendar.
Doodle Google pada HUT RI 2015

Doodle Google pada HUT RI 2014
Google pun selalu mengganti Doodle mereka setiap peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus tahun-tahun sebelumnya.
Berikut adalah Doogle Google pada tanggal 17 Agustus mulai tahun 2009 - 2013.

Tidak hanya itu saja, Google-pun beberapa kali juga mengganti doodle mereka pada saat moment istimewa bagi bangsa Indonesia,seperti pada saat hari pemilihan umum di Indonesia tahun 2014
Dirgahayu Repblik Indonesia
Semoga menjadi negara yg bermartabat, makmur dan damai

Jogja timur, 17 Agustus 2016


Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Republik Indonesia, PT Kereta Api Indonesia menghadirkan program promo tiket murah untuk semua KA jarak jauh dan menengah. Dalam program bertajuk Merdeka itu tiket dijual sangat murah, yakni Rp 17.000 per tiket.

Menurut Kepala Humas PT KAI Agus Komarudin, harga tiket promo tersebut senilai Rp 17 ribu. Harga tersebut berlaku untuk kereta komersial kelas eksekutif, bisnis, atau pun ekonomi.

"Tadinya kami beri harga Rp 17.845. Namun karena pasti kembaliannya susah, maka dibulatkan saja jadi Rp 17 ribu. Tujuan promo ini untuk merayakan 71 tahun kemerdekaan Indonesia," lanjutnya.

Agus menjelaskan, setiap rangkaian kereta nantinya ada 71 tempat duduk. "Jadi satu hari itu ada 9.700 kursi yang terisi," ucap Agus.

Bila Anda ingin melakukan pemesanan tiket kereta dengan promo ini, bisa langsung mengunjungi website resmi PT KAI atau bisa juga telepon ke call center 121.

Oya, tidak ada refund untuk tiket yang sudah dibeli dalam program ini.

Program Khusus Tiket Kereta Api Semuanya 17 ribu, Dalam rangka HUT ke-71 Republik Indonesia


Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-71 Republik Indonesia, PT Kereta Api Indonesia menghadirkan program promo tiket murah untuk semua KA jarak jauh dan menengah. Dalam program bertajuk Merdeka itu tiket dijual sangat murah, yakni Rp 17.000 per tiket.

Menurut Kepala Humas PT KAI Agus Komarudin, harga tiket promo tersebut senilai Rp 17 ribu. Harga tersebut berlaku untuk kereta komersial kelas eksekutif, bisnis, atau pun ekonomi.

"Tadinya kami beri harga Rp 17.845. Namun karena pasti kembaliannya susah, maka dibulatkan saja jadi Rp 17 ribu. Tujuan promo ini untuk merayakan 71 tahun kemerdekaan Indonesia," lanjutnya.

Agus menjelaskan, setiap rangkaian kereta nantinya ada 71 tempat duduk. "Jadi satu hari itu ada 9.700 kursi yang terisi," ucap Agus.

Bila Anda ingin melakukan pemesanan tiket kereta dengan promo ini, bisa langsung mengunjungi website resmi PT KAI atau bisa juga telepon ke call center 121.

Oya, tidak ada refund untuk tiket yang sudah dibeli dalam program ini.


Colchester Medieval Festival and Oyster Fayre Market
Kebetulan waktu itu saya berkesempatan untuk mampir dan berkunjung ke acara Festival rutin tahunan Colchester Medieval dan Oyster Fayre Market. Festival ini selalu diselenggarakan di Castle Park (lowerground) dan mengambil waktu di musim panas (summer),yaitu di bulan Juni.


Berkunjung ke Festival Colchester Medieval and Oyster Fayre Market itu rasanya seperti masuk ke mesin waktu dan kembali ke masa lalu. Bayangkan saja, festival ini didesain seperti perkampungan penduduk Inggris beberapa abad yang lalu. Banyak stand yang didirikan menyerupai tenda/rumah masa lalu, yang mirip  dengan yg ada dalam film-film kerajaan Inggris tempo dulu, lengkap dengan gambaran kehidupan mereka sehari-hari.


Ada yang mempunyai pekerjaan sebagai pembuat senjata dan perkakas rumah tangga, jadi ketika mendekati tenda mereka, akan terdengar bunyi Tang-TENG-tang-Teng yg menandakan kesibukan mereka membuat senjata dan alat rumah tangga.



Ada juga stand Story-telling, dimana ada seorang pria yang sedang bercerita kepada para pengunjung yang duduk di sekitarnya. Pria tersebut bercerita sambil berdiri dan melakukan gerakan-gerakan yg menggambarkan kejadian yang ia ceritakan.

Kemudian ada juga pawai kemenangan, yang menggambarkan barisan pria-pria yang seolah-olah pulang dari medan perang dan membawa kemenangan. Barisan ini dilengkapi juga dengan bendera dan lambang-lambang kebesaran pasukannya serta diiringi dengan tetabuhan alat musik sederhana.

Sempat juga saya berfoto bersama anggota Festival tahunan Colchester Medieval bareng satu mahasiswa Indonesia yang mengambil program Master di University of Essex Colchester.

Karena bertepatan dengan musim panas di Colchester UK, maka area Colchester Caste Park selalu ramai dengan orang-orang yang 'keluar' untuk menikmati panasnya sinar matahari. Ada yang berkumpul bersama keluarga, atau beberapa keluarga yang mengadakan acara bersama, dan ada juga yang sekedar kumpul-kumpul bareng teman-teman.


Berikut ini daftar kegiatan Festival Colchester Medieval tahun 2016 serta tiket masuknya. Bagi yang belum sempat datang ke Festival ini, bisa mengunjunginya pada summer tahun 2017 atau tahun berikutnya lagi.
Ayuuk,merasakan berada di Jaman ROBIN Hood !

Pengin Terbang ke jaman Robin Hood? Kunjungi Festival Tahunan Colchester Medieval and Oyster Fayre Market

Colchester Medieval Festival and Oyster Fayre Market
Kebetulan waktu itu saya berkesempatan untuk mampir dan berkunjung ke acara Festival rutin tahunan Colchester Medieval dan Oyster Fayre Market. Festival ini selalu diselenggarakan di Castle Park (lowerground) dan mengambil waktu di musim panas (summer),yaitu di bulan Juni.


Berkunjung ke Festival Colchester Medieval and Oyster Fayre Market itu rasanya seperti masuk ke mesin waktu dan kembali ke masa lalu. Bayangkan saja, festival ini didesain seperti perkampungan penduduk Inggris beberapa abad yang lalu. Banyak stand yang didirikan menyerupai tenda/rumah masa lalu, yang mirip  dengan yg ada dalam film-film kerajaan Inggris tempo dulu, lengkap dengan gambaran kehidupan mereka sehari-hari.


Ada yang mempunyai pekerjaan sebagai pembuat senjata dan perkakas rumah tangga, jadi ketika mendekati tenda mereka, akan terdengar bunyi Tang-TENG-tang-Teng yg menandakan kesibukan mereka membuat senjata dan alat rumah tangga.



Ada juga stand Story-telling, dimana ada seorang pria yang sedang bercerita kepada para pengunjung yang duduk di sekitarnya. Pria tersebut bercerita sambil berdiri dan melakukan gerakan-gerakan yg menggambarkan kejadian yang ia ceritakan.

Kemudian ada juga pawai kemenangan, yang menggambarkan barisan pria-pria yang seolah-olah pulang dari medan perang dan membawa kemenangan. Barisan ini dilengkapi juga dengan bendera dan lambang-lambang kebesaran pasukannya serta diiringi dengan tetabuhan alat musik sederhana.

Sempat juga saya berfoto bersama anggota Festival tahunan Colchester Medieval bareng satu mahasiswa Indonesia yang mengambil program Master di University of Essex Colchester.

Karena bertepatan dengan musim panas di Colchester UK, maka area Colchester Caste Park selalu ramai dengan orang-orang yang 'keluar' untuk menikmati panasnya sinar matahari. Ada yang berkumpul bersama keluarga, atau beberapa keluarga yang mengadakan acara bersama, dan ada juga yang sekedar kumpul-kumpul bareng teman-teman.


Berikut ini daftar kegiatan Festival Colchester Medieval tahun 2016 serta tiket masuknya. Bagi yang belum sempat datang ke Festival ini, bisa mengunjunginya pada summer tahun 2017 atau tahun berikutnya lagi.
Ayuuk,merasakan berada di Jaman ROBIN Hood !


DAAD Scholarships for Developing Countries’ Students, 2017-2018

Applications are invited for DAAD scholarships from developing countries’ students. The scholarships are available for pursuing a postgraduate degree at German institutions of Higher education.

With its development-oriented postgraduate study programmes, the DAAD promotes the training of specialists from development and newly industrialised countries.

The DAAD supports over 100,000 German and international students und researchers around the globe each year – making it the world’s largest funding organisation of its kind.

The last academic degree (usually a Bachelor’s degree) should have been completed no longer than six years previously.

Course Level: Scholarships are available to pursue a postgraduate degree at a state or state-recognised German university, and in exceptional cases to take a doctoral degree, and to obtain a university qualification (Master’s/PhD) in Germany.

Study Subject(s): DAAD Scholarships are awarded for pursuing development-related postgraduate courses.

Scholarship Award: Scholarship includes:
-Depending on academic level, monthly payments of 750 euros for graduates or 1,000 euros for doctoral candidates
-Payments towards health, accident and personal liability insurance cover
-Travel allowance, unless these expenses are covered by the home country or another source of funding



Scholarship can be taken at: Germany

Eligibility: 
Scholarship criteria is:
-Graduates with at least two years’ professional experience
-Candidates fulfil the necessary academic requirements and can be expected to successfully complete a study programme in Germany (above-average result for first academic exam – top performance third, language skills)
-Candidates have a Bachelor degree (usually a four-year course) in an appropriate subject
-Candidates have at least two years’ professional experience
-Candidates can prove their motivation is development-related and be expected to take on social responsibility and initiate and support processes of change in their personal and professional environment after their training/scholarship

Nationality:
Students (on the DAC List of the OECD) from following developing countries can apply:

List of Subjects: Europe: Albania, Bosnia and Herzegovina, Croatia, Macedonia, Moldova, Rep., Montenegro, Serbia, Turkey, Ukraine and Belarus; North Africa: Egypt, Algeria, Libya, Morocco and Tunisia. Sub-Saharan Africa: Angola, Equatorial Guinea, Ethiopia, Benin, Botswana, Burkina Faso, Burundi, Ivory Coast (Côte D’Ivoire), Djibouti, Eritrea, Gabon, The Gambia, Ghana, Guinea, Guinea-Bissau, Cameroon, Cape Verde, Kenya, Comoros, Congo, Congo, Dem. Rep., Lesotho, Liberia, Madagascar, Malawi, Mali, Mauritania, Mauritius, Mayotte, Mozambique, Namibia, Niger, Nigeria, Rwanda, Zambia, Sâo Tomé and Principe, Senegal, Seychelles, Sierra Leone, Zimbabwe, Somalia, St. Helena, Sudan, South Africa, Southern Sudan (new), Swaziland, Tanzania, Togo, Chad, Uganda and Central African Republic; North and Central America: Anguilla, Antigua and Barbuda, Barbados, Belize, Costa Rica, Dominica, Dominican Republic, El Salvador, Grenada, Guatemala, Haiti, Honduras, Jamaica, Cuba, Mexico, Montserrat, Nicaragua, Panama, St. Kitts and Nevis, St. Lucia, St. Vincent and the Grenadines Trinidad and Tobago; South America: Argentina, Bolivia, Brazil, Chile, Ecuador, Guyana, Columbia, Paraguay, Peru, Suriname, Uruguay and Venezuela; Near and Middle East: Iraq, Iran, Yemen, Jordan, Lebanon, Oman, Palestinian territories and Syria; South and Central Asia: Afghanistan, Armenia, Azerbaijan, Bangladesh, Bhutan, Georgia, India, Kazakhstan, Kyrgyzstan, the Maldives, Myanmar, Nepal, Pakistan, Sri Lanka, Tadzhikistan, Turkmenistan and Uzbekistan; East Asia: China, Indonesia, Cambodia, Korea, Laos, Malaysia, Mongolia, Philippines, Thailand, East Timor and Vietnam. OCEANIA: Cooki Oslands, Fiji, Kiribati, Marshall Islands, Micronesia, Nauru, Niue, Palau, Papua New Guinea, Solomon Islands, Samoa, Tokelau, Tonga, Tuvalu, Vanuatu and Wallis and Futuna

College Admission Requirement

Entrance Requirement: The last academic degree (usually a Bachelor’s degree) should have been completed no longer than six years previously.

Test Requirement: No

English Language Requirements: Depending on chosen study programme; please check scholarship brochure or the website of applicants chosen study programme.

Developing Countries

Supporting Material: Required documents (in the following order):
-DAAD application form
-hand-signed CV
-hand-signed letter of motivation (with reference to current occupation)
-research exposé (if required by university)
-academic letter/s of recommendation from your university; the letter must have a signature and office stamp and must be of recent date (not in a sealed envelope)
-professional letter/s of recommendation from your employer; the letter must have a signature and office stamp and must be of recent date (not in a sealed envelope)
-confirmation of employment from the employer in your home country and if possible, a guarantee of re-employment upon your return home
-Proof of language abilities
– English – IELTS or TOEFL (Note: Institutional TOEFL will not be accepted)
– German – necessary for the courses taught in German; for the courses taught in English, if available
– copies of awarded academic degrees
– copies of academic transcripts
– copy of School Leaving Certificate
-Note: Some courses may require additional documents. For detailed information, please see the relevant course description on the following pages. All documents must be submitted as identical duplicates.



How to Apply: The mode of applying is by post or electronically.

Application form

Applications Deadlines: Depending on chosen study programme; please check deadlines here.

Scholarship Link

Beasiswa DAAD tahun 2017-2018 Bagi Pelajar/Mahasiswa Negara Berkembang (Indonesia diantaranya)

DAAD Scholarships for Developing Countries’ Students, 2017-2018

Applications are invited for DAAD scholarships from developing countries’ students. The scholarships are available for pursuing a postgraduate degree at German institutions of Higher education.

With its development-oriented postgraduate study programmes, the DAAD promotes the training of specialists from development and newly industrialised countries.

The DAAD supports over 100,000 German and international students und researchers around the globe each year – making it the world’s largest funding organisation of its kind.

The last academic degree (usually a Bachelor’s degree) should have been completed no longer than six years previously.

Course Level: Scholarships are available to pursue a postgraduate degree at a state or state-recognised German university, and in exceptional cases to take a doctoral degree, and to obtain a university qualification (Master’s/PhD) in Germany.

Study Subject(s): DAAD Scholarships are awarded for pursuing development-related postgraduate courses.

Scholarship Award: Scholarship includes:
-Depending on academic level, monthly payments of 750 euros for graduates or 1,000 euros for doctoral candidates
-Payments towards health, accident and personal liability insurance cover
-Travel allowance, unless these expenses are covered by the home country or another source of funding



Scholarship can be taken at: Germany

Eligibility: 
Scholarship criteria is:
-Graduates with at least two years’ professional experience
-Candidates fulfil the necessary academic requirements and can be expected to successfully complete a study programme in Germany (above-average result for first academic exam – top performance third, language skills)
-Candidates have a Bachelor degree (usually a four-year course) in an appropriate subject
-Candidates have at least two years’ professional experience
-Candidates can prove their motivation is development-related and be expected to take on social responsibility and initiate and support processes of change in their personal and professional environment after their training/scholarship

Nationality:
Students (on the DAC List of the OECD) from following developing countries can apply:

List of Subjects: Europe: Albania, Bosnia and Herzegovina, Croatia, Macedonia, Moldova, Rep., Montenegro, Serbia, Turkey, Ukraine and Belarus; North Africa: Egypt, Algeria, Libya, Morocco and Tunisia. Sub-Saharan Africa: Angola, Equatorial Guinea, Ethiopia, Benin, Botswana, Burkina Faso, Burundi, Ivory Coast (Côte D’Ivoire), Djibouti, Eritrea, Gabon, The Gambia, Ghana, Guinea, Guinea-Bissau, Cameroon, Cape Verde, Kenya, Comoros, Congo, Congo, Dem. Rep., Lesotho, Liberia, Madagascar, Malawi, Mali, Mauritania, Mauritius, Mayotte, Mozambique, Namibia, Niger, Nigeria, Rwanda, Zambia, Sâo Tomé and Principe, Senegal, Seychelles, Sierra Leone, Zimbabwe, Somalia, St. Helena, Sudan, South Africa, Southern Sudan (new), Swaziland, Tanzania, Togo, Chad, Uganda and Central African Republic; North and Central America: Anguilla, Antigua and Barbuda, Barbados, Belize, Costa Rica, Dominica, Dominican Republic, El Salvador, Grenada, Guatemala, Haiti, Honduras, Jamaica, Cuba, Mexico, Montserrat, Nicaragua, Panama, St. Kitts and Nevis, St. Lucia, St. Vincent and the Grenadines Trinidad and Tobago; South America: Argentina, Bolivia, Brazil, Chile, Ecuador, Guyana, Columbia, Paraguay, Peru, Suriname, Uruguay and Venezuela; Near and Middle East: Iraq, Iran, Yemen, Jordan, Lebanon, Oman, Palestinian territories and Syria; South and Central Asia: Afghanistan, Armenia, Azerbaijan, Bangladesh, Bhutan, Georgia, India, Kazakhstan, Kyrgyzstan, the Maldives, Myanmar, Nepal, Pakistan, Sri Lanka, Tadzhikistan, Turkmenistan and Uzbekistan; East Asia: China, Indonesia, Cambodia, Korea, Laos, Malaysia, Mongolia, Philippines, Thailand, East Timor and Vietnam. OCEANIA: Cooki Oslands, Fiji, Kiribati, Marshall Islands, Micronesia, Nauru, Niue, Palau, Papua New Guinea, Solomon Islands, Samoa, Tokelau, Tonga, Tuvalu, Vanuatu and Wallis and Futuna

College Admission Requirement

Entrance Requirement: The last academic degree (usually a Bachelor’s degree) should have been completed no longer than six years previously.

Test Requirement: No

English Language Requirements: Depending on chosen study programme; please check scholarship brochure or the website of applicants chosen study programme.

Developing Countries

Supporting Material: Required documents (in the following order):
-DAAD application form
-hand-signed CV
-hand-signed letter of motivation (with reference to current occupation)
-research exposé (if required by university)
-academic letter/s of recommendation from your university; the letter must have a signature and office stamp and must be of recent date (not in a sealed envelope)
-professional letter/s of recommendation from your employer; the letter must have a signature and office stamp and must be of recent date (not in a sealed envelope)
-confirmation of employment from the employer in your home country and if possible, a guarantee of re-employment upon your return home
-Proof of language abilities
– English – IELTS or TOEFL (Note: Institutional TOEFL will not be accepted)
– German – necessary for the courses taught in German; for the courses taught in English, if available
– copies of awarded academic degrees
– copies of academic transcripts
– copy of School Leaving Certificate
-Note: Some courses may require additional documents. For detailed information, please see the relevant course description on the following pages. All documents must be submitted as identical duplicates.



How to Apply: The mode of applying is by post or electronically.

Application form

Applications Deadlines: Depending on chosen study programme; please check deadlines here.

Scholarship Link


Sudah kesekian kalinya kami mengunjungi Clacton-on-Sea dan menikmati permainan di Clacton Pier ataupun bermain di pantai. Pernah juga pergi ke Clacton hanya untuk mengantar Adel dan Fawwaz yang ada performance (pertunjukan) di gedung teater Clacton. Selama ini, mereka bergabung dengan salah satu Drama club di Colchester.
Clacton-on-Sea berjarak kurang lebih 19,3 mil dari Colchester, bisa dicapai menggunakan transportaso bus First nomor 74 dan 76, kereta East Anglian,atau mobil.

Clacton Air Show ini merupakan event tahunan yang diadakan di Clacton-on-Sea, sekitar 20 - 30 menit dari Colchester. Pada tahun 2015, acara ini dilaksanakan pada tangga 27-28 Agustus, sedangkan untuk tahun 2016 ini, diagendakan pada tanggal 25-26 Agustus,yaitu hari Kamis & Jumat.

Mungkin bagi yang sudah pernah datang ke Clacton-on-Sea sebelumnya akan sedikit kaget dengan banyaknya pengunjung yang datang ke Clacton pada acara Air Show. Pernahkah membayangkan pantai Clacton penuh sesak dengan penonton baik anak-anak maupun dewasa.

Sudah jadi budaya masyarakat di UK, setiap melancong/berwisata. mereka selalu membawa perlengkapan seperti kursi lipat yg ringan, tenda, alas untuk duduk-duduk selain makanan untuk bekal keluarga mereka.

Event Clacton Air Show dibuka dengan musik dari Radio Heart mulai dari pagi. Kemudian pada acara atraksi pesawat di awali oleh munculnya 1 pesawat mini dari Air Total menyapa para penonton di area pantai Calcton-on-sea.


Waktu itu kami sekeluarga pergi bareng, karena anak-anak masih libur summer. Beberapa hari sebelumnya kami memutuskan untuk menggunakan fasilitas antar jemput yang disediakan oleh Trending Council dan panitia Clacton Air Show. Jadi mobil kami parkir di area Clacton Factory Outlet dan kemudian tinggal membayar £5 (per mobil) untuk bisa naik ke Shuttle bus yang sudah disediakan. Alhamdulillah semua menikmati alternatif transportasi ini.


Kami pikir ada beberapa keuntungan kalo naik shuttle bus ini :
  • kita tidak perlu berkendara ke Clacton-on-Sea langsung, cukup berkendara 10-15 menit dari rumah di Colchester ke Clacton Factory outlet.
  • tidak perlu merasakan kemacetan ketika berangkat dan pulang, karena atraksi air show pasti akan menarik banyak pengunjung ke Clacton-on-sea
  • tidak perlu repot mencari-cari tempat parkir, yang pasti tidak mudah karena ada acara Air show. Dan kalaupun dapat, kita harus bayar tarif parkir per jam juga, dan mungkin totalnya bisa >£5
  • dengan menggunakan layanan shuttle bus ini, kita akan diturunkan di dekat arena air show, hanya tinggal menyeberang jalan
  • Serta 1 lagi, kita akan menikmati jalur alternatif, yang mungkin tidak pernah kita lewati sebelumnya. Ada sawah, ladang, danau, lembah, gunung  (Halah !!)
Kalau tidak salah, tahun 2016 ini,kayaknya ongkosnya dinaikan jadi £10 per mobil.

Ada beberapa shuttle bus yang mengantar dari Clacton factory outlet car park ke tempat pertunjukan air show di Clacton-on-Sea dan sebaliknya.


Oya, jangan lupa siapkan kamera dengan lensa zoom, biar bisa mengambil foto atraksi pesawatnya lebih dekat. Waktu itu saya bawa kamera dengan lensa AF-S Zoom-Nikkor ED 50-200mm f/4-5.6G DX VR, yang bagi saya udah cukupan mengikuti gerakan dan kecepatan pesawatnya.
Sedangkan Fawwaz yang membawa kamera bridge mengeluh tidak bisa mendapatkan gambar yang memuaskan, akhirnya dia hanya menggunakannya untuk merekam video setiap atraksi pesawat di Clacton Air show 2015.




Kebanyakan penonton menunggu-nunggu atraksi dari Tim Akrobatik Royal Air Force RED ARROWS. Apa sih Tim Red Arrows itu ?
The Red Arrows, officially known as the Royal Air Force Aerobatic Team, is the aerobatics display team of the Royal Air Force based at RAF Scampton. The team was formed in late 1964 as an all-RAF team, replacing a number of unofficial teams that had been sponsored by RAF commands. The Red Arrows badge shows the aircraft in their trademark diamond nine formation, with the motto Éclat, a French word meaning "brilliance" or "excellence".
Begitu, sang presenter dan komandan tim berteriak memanggil nama The Red Arrows, dalam hitungan sepersekian detik muncullah Tim Akrobatik pesawat Red Arrows di atas pantai Clacton-on-sea dengan kecepatan super dan suara yang menggelegar, diiringi tepuk tangan serta sorak sorai penonton.

Banyak jenis atraksi dan koreografi yang ditampilkan oleh tim Red Arrows ini. Salah satunya ada 1 pesawat yang terbang sambil membuat lingkaran seperti gerakan berguling-guling dan beberapa pesawat terbang berada di tengahya.


Tim akrobatik pesawat RAF Red Arrows menutup atraksinya dengan sangat cantik,yaitu terbang ke atas tinggi melengkung dari 2 arah berbeda dan bertemu lagi di tengah sehingga membuat 1 bentuk heart dan 1 pesawat terbang cepat menembus tepat pada bagian tengah heart tersebut,sehingga menjadi 1 heart yang tertusuk. That was awesome, really !

Oya, sebagai informasi kalaupun ada yang terlanjur melewatkan acara Clacton Air Show ini, kita bisa melihat Atraksi Tim RAF Red Arrows di tempat lainnya. Cek jadwal atraksi mereka di http://www.balilondon.id/2016/08/jadwal-tim-akrobatik-royal-air-force.html
Clacton-air-show 25-26 Agustus 2016

Jalan-jalan ke Clacton-on-Sea sambil Menikmati Serunya Acara Tahunan Clacton Air Show 2015

Sudah kesekian kalinya kami mengunjungi Clacton-on-Sea dan menikmati permainan di Clacton Pier ataupun bermain di pantai. Pernah juga pergi ke Clacton hanya untuk mengantar Adel dan Fawwaz yang ada performance (pertunjukan) di gedung teater Clacton. Selama ini, mereka bergabung dengan salah satu Drama club di Colchester.
Clacton-on-Sea berjarak kurang lebih 19,3 mil dari Colchester, bisa dicapai menggunakan transportaso bus First nomor 74 dan 76, kereta East Anglian,atau mobil.

Clacton Air Show ini merupakan event tahunan yang diadakan di Clacton-on-Sea, sekitar 20 - 30 menit dari Colchester. Pada tahun 2015, acara ini dilaksanakan pada tangga 27-28 Agustus, sedangkan untuk tahun 2016 ini, diagendakan pada tanggal 25-26 Agustus,yaitu hari Kamis & Jumat.

Mungkin bagi yang sudah pernah datang ke Clacton-on-Sea sebelumnya akan sedikit kaget dengan banyaknya pengunjung yang datang ke Clacton pada acara Air Show. Pernahkah membayangkan pantai Clacton penuh sesak dengan penonton baik anak-anak maupun dewasa.

Sudah jadi budaya masyarakat di UK, setiap melancong/berwisata. mereka selalu membawa perlengkapan seperti kursi lipat yg ringan, tenda, alas untuk duduk-duduk selain makanan untuk bekal keluarga mereka.

Event Clacton Air Show dibuka dengan musik dari Radio Heart mulai dari pagi. Kemudian pada acara atraksi pesawat di awali oleh munculnya 1 pesawat mini dari Air Total menyapa para penonton di area pantai Calcton-on-sea.


Waktu itu kami sekeluarga pergi bareng, karena anak-anak masih libur summer. Beberapa hari sebelumnya kami memutuskan untuk menggunakan fasilitas antar jemput yang disediakan oleh Trending Council dan panitia Clacton Air Show. Jadi mobil kami parkir di area Clacton Factory Outlet dan kemudian tinggal membayar £5 (per mobil) untuk bisa naik ke Shuttle bus yang sudah disediakan. Alhamdulillah semua menikmati alternatif transportasi ini.


Kami pikir ada beberapa keuntungan kalo naik shuttle bus ini :
  • kita tidak perlu berkendara ke Clacton-on-Sea langsung, cukup berkendara 10-15 menit dari rumah di Colchester ke Clacton Factory outlet.
  • tidak perlu merasakan kemacetan ketika berangkat dan pulang, karena atraksi air show pasti akan menarik banyak pengunjung ke Clacton-on-sea
  • tidak perlu repot mencari-cari tempat parkir, yang pasti tidak mudah karena ada acara Air show. Dan kalaupun dapat, kita harus bayar tarif parkir per jam juga, dan mungkin totalnya bisa >£5
  • dengan menggunakan layanan shuttle bus ini, kita akan diturunkan di dekat arena air show, hanya tinggal menyeberang jalan
  • Serta 1 lagi, kita akan menikmati jalur alternatif, yang mungkin tidak pernah kita lewati sebelumnya. Ada sawah, ladang, danau, lembah, gunung  (Halah !!)
Kalau tidak salah, tahun 2016 ini,kayaknya ongkosnya dinaikan jadi £10 per mobil.

Ada beberapa shuttle bus yang mengantar dari Clacton factory outlet car park ke tempat pertunjukan air show di Clacton-on-Sea dan sebaliknya.


Oya, jangan lupa siapkan kamera dengan lensa zoom, biar bisa mengambil foto atraksi pesawatnya lebih dekat. Waktu itu saya bawa kamera dengan lensa AF-S Zoom-Nikkor ED 50-200mm f/4-5.6G DX VR, yang bagi saya udah cukupan mengikuti gerakan dan kecepatan pesawatnya.
Sedangkan Fawwaz yang membawa kamera bridge mengeluh tidak bisa mendapatkan gambar yang memuaskan, akhirnya dia hanya menggunakannya untuk merekam video setiap atraksi pesawat di Clacton Air show 2015.




Kebanyakan penonton menunggu-nunggu atraksi dari Tim Akrobatik Royal Air Force RED ARROWS. Apa sih Tim Red Arrows itu ?
The Red Arrows, officially known as the Royal Air Force Aerobatic Team, is the aerobatics display team of the Royal Air Force based at RAF Scampton. The team was formed in late 1964 as an all-RAF team, replacing a number of unofficial teams that had been sponsored by RAF commands. The Red Arrows badge shows the aircraft in their trademark diamond nine formation, with the motto Éclat, a French word meaning "brilliance" or "excellence".
Begitu, sang presenter dan komandan tim berteriak memanggil nama The Red Arrows, dalam hitungan sepersekian detik muncullah Tim Akrobatik pesawat Red Arrows di atas pantai Clacton-on-sea dengan kecepatan super dan suara yang menggelegar, diiringi tepuk tangan serta sorak sorai penonton.

Banyak jenis atraksi dan koreografi yang ditampilkan oleh tim Red Arrows ini. Salah satunya ada 1 pesawat yang terbang sambil membuat lingkaran seperti gerakan berguling-guling dan beberapa pesawat terbang berada di tengahya.


Tim akrobatik pesawat RAF Red Arrows menutup atraksinya dengan sangat cantik,yaitu terbang ke atas tinggi melengkung dari 2 arah berbeda dan bertemu lagi di tengah sehingga membuat 1 bentuk heart dan 1 pesawat terbang cepat menembus tepat pada bagian tengah heart tersebut,sehingga menjadi 1 heart yang tertusuk. That was awesome, really !

Oya, sebagai informasi kalaupun ada yang terlanjur melewatkan acara Clacton Air Show ini, kita bisa melihat Atraksi Tim RAF Red Arrows di tempat lainnya. Cek jadwal atraksi mereka di http://www.balilondon.id/2016/08/jadwal-tim-akrobatik-royal-air-force.html
Clacton-air-show 25-26 Agustus 2016




The Royal Air Force Aerobatic Team, the Red Arrows, is one of the world's premier aerobatic display teams. Representing the speed, agility and precision of the RAF, the team is the public face of the service.2016 season: Show dates and venues
Here is a list of where you can see the Red Arrows in 2016 - the team's 52nd season.
Unless otherwise stated, these dates and venues are displays.

Displays are subject to any pending site surveys, weather and other operational changes, which can occur right up to a scheduled performance. Some displays may be added or changed as the season progresses.

The decision on where the Red Arrows perform is controlled by the Royal Air Force Events Team and follows a carefully-managed application process. Click here to find out how to apply for a Red Arrows display.

For more information on individual shows, contact the event organiser or follow the links provided.

May

8 May Shuttleworth Season Premiere, Biggleswade, Central Bedfordshire

21 May Blackpool Pleasure Beach, Blackpool, Lancs (DISPLAY TIME - 1830L)

28 May Durham Skylive Airshow, Durham Tees-Valley Airport, Darlington - (DISPLAY TIME - 1510L)

29 May The American Air Show, IWM Duxford, Cambridge - (DISPLAY TIME - 1650L)

29 May FIA European Drag Race Championships, Santa Pod Raceway, Bedfordshire -(DISPLAY TIME - 1300L)


June

4 June Arbroath's Festival of Heroes, Arbroath, Scotland - (DISPLAY TIME - 1500L)

7 June Isle of Man TT Races (Douglas), Isle of Man - (DISPLAY TIME - 1930L)

10 June Luchtmachtdagen, Leeuwarden AB, Netherlands - (DISPLAY TIME - 1430L)

11 June Biggin Hill Festival of Flight, Biggin Hill Airport, Kent - (DISPLAY TIME - 1545L)

12 June Torbay Air Show, Paignton Green, Torbay - (DISPLAY TIME - 1530L)

12 June Festival of Transport Barry Island, Vale of Glamorgan, South Wales - (DISPLAY TIME - 1200L)

17 June Battle of Britain Memorial Show, Folkestone - (DISPLAY TIME - 1400L)

18 June Weston Air Festival, Weston-Super-Mare - (DISPLAY TIME - 1410L)

19 June RAF Cosford Air Show, Shropshire - (DISPLAY TIME - 1445L) (The pilots Reds 1-10 will be at the Red Arrows PR tent from 1645-1745hrs to meet the public)

23-24 June Goodwood Festival of Speed - (DISPLAY TIME - 23 June - 1230L, 24 June - 1215L)

25 June Armed Forces' Day National Event Cleethorpes, Sea Front, Cleethorpes -(DISPLAY TIME - 1200L)

26 June Belgian Air Force Days, Florennes Air Base, Belgium
July

2 July Yeovilton Air Day, Royal Naval Air Station Yeovilton, Somerset - (DISPLAY TIME -1300L)

2-3 July Wales National Airshow, Swansea -(DISPLAY TIME - 2 July - 1630L, 3 July - 1520L)

8, 9 & 10 July Royal International Air Tattoo, RAF Fairford, Gloucestershire - (DISPLAY TIME - 8 July - 1415L, 9 July - 1530L, 10 July - 1530L)

10 July 2016 Formula 1 British Grand Prix, Silverstone - (DISPLAY TIME - 1220L)

11, 15, 16 & 17 July Farnborough International Airshow, Hampshire - Flypasts and ground activities are planned by the team, including engaging with adults and young people, but no aerobatic displays by the Red Arrows will take place at the event.

21 July Lyme Regis Charities' Week, West Dorset (DISPLAY TIME - 1900L)

22 July America's Cup, Southsea - (DISPLAY TIME - 1200L)

22-23 July Sunderland International Airshow, Sunderland - (DISPLAY TIME - 22 July - 1930L, 23 July - 1605L)

23 July Scotland’s National Airshow, National Museum of Flight, East Fortune - (DISPLAY TIME - 1245L)

24 July Bray Air Display, County Wicklow, Ireland - (DISPLAY TIME - 1400L)
August

6 August Newcastle Festival of Flight, Northern Ireland - (DISPLAY TIME - 1545L)

7 August Blackpool Air Show, Promenade, Blackpool - (DISPLAY TIME - 1600L)

10 August Falmouth Week, Cornwall - (DISPLAY TIME - 1815L)

11 August Cowes Week, Isle of Wight - (DISPLAY TIME - 1920L)

12-13 August Eastbourne International Airshow, Eastbourne - (DISPLAY TIME - 12th Aug -1300L, 13 Aug - 1230L)

14 August Herne Bay Airshow, Herne Bay, Kent - (DISPLAY TIME - 1400L)

17 August Cromer Carnival, Norfolk - (DISPLAY TIME - 1100L)

17 August Weymouth Carnival, Dorset - (DISPLAY TIME - 1730L)

19 August Dawlish Carnival, Dawlish - (DISPLAY TIME - 1900L)

18, 19, 20 & 21 August Bournemouth Air Festival, Bournemouth - (DISPLAY TIMES - 18th - 1454L, 19th - 1545L, 20th - 1545L, 21st - 1545L)

25-26 August Clacton Airshow, Clacton-on-Sea, Essex - (DISPLAY TIME - 25th - 1635L, 26th - 1300L)

26 August Sidmouth Regatta, Sidmouth, Devon - (DISPLAY TIME - 1830L)

27 August Carfest South, Laverstoke Park Farm, Hampshire - (DISPLAY TIME - 1300L)

27-28 August Dunsfold Wings & Wheels, Surrey - (DISPLAY TIME - 27 August - 1630L, 28 August - 1200L)

28 August Rhyl Air Show, Denbighshire, Wales - (DISPLAY TIME - 1730L)

29 August Isles of Scilly Maritime Gathering, Isles of Scilly - (DISPLAY TIME - 1500L)
September
2 September Chatsworth Country Fair, Bakewell, Derbyshire - (DISPLAY TIME - 1535L)

3 September Scottish Airshow, Prestwick - (DISPLAY TIME - 1646L)

3-4 September Northern Ireland International Airshow, Portrush - (DISPLAY TIMES - 3rd - 1215L, 4th - 1215L)

4 September Chatsworth Country Fair, Bakewell, Derbyshire - (DISPLAY TIME - 1800L)

8 September RAFA Guernsey Air Display, Guernsey

8 September Jersey International Air Display, Jersey

10 September Southport Air Show, Southport, Merseyside - (DISPLAY TIME - 1500L)

11 September Great North Run, Newcastle - (DISPLAY TIME - 1315L)

11 September The Duxford Air Show: Meet The Fighters, Duxford, Cambridgeshire -(DISPLAY TIME - 1652L)

Jadwal Tim Akrobatik Royal Air Force (RAF) RED ARROWS - tahun 2016



The Royal Air Force Aerobatic Team, the Red Arrows, is one of the world's premier aerobatic display teams. Representing the speed, agility and precision of the RAF, the team is the public face of the service.2016 season: Show dates and venues
Here is a list of where you can see the Red Arrows in 2016 - the team's 52nd season.
Unless otherwise stated, these dates and venues are displays.

Displays are subject to any pending site surveys, weather and other operational changes, which can occur right up to a scheduled performance. Some displays may be added or changed as the season progresses.

The decision on where the Red Arrows perform is controlled by the Royal Air Force Events Team and follows a carefully-managed application process. Click here to find out how to apply for a Red Arrows display.

For more information on individual shows, contact the event organiser or follow the links provided.

May

8 May Shuttleworth Season Premiere, Biggleswade, Central Bedfordshire

21 May Blackpool Pleasure Beach, Blackpool, Lancs (DISPLAY TIME - 1830L)

28 May Durham Skylive Airshow, Durham Tees-Valley Airport, Darlington - (DISPLAY TIME - 1510L)

29 May The American Air Show, IWM Duxford, Cambridge - (DISPLAY TIME - 1650L)

29 May FIA European Drag Race Championships, Santa Pod Raceway, Bedfordshire -(DISPLAY TIME - 1300L)


June

4 June Arbroath's Festival of Heroes, Arbroath, Scotland - (DISPLAY TIME - 1500L)

7 June Isle of Man TT Races (Douglas), Isle of Man - (DISPLAY TIME - 1930L)

10 June Luchtmachtdagen, Leeuwarden AB, Netherlands - (DISPLAY TIME - 1430L)

11 June Biggin Hill Festival of Flight, Biggin Hill Airport, Kent - (DISPLAY TIME - 1545L)

12 June Torbay Air Show, Paignton Green, Torbay - (DISPLAY TIME - 1530L)

12 June Festival of Transport Barry Island, Vale of Glamorgan, South Wales - (DISPLAY TIME - 1200L)

17 June Battle of Britain Memorial Show, Folkestone - (DISPLAY TIME - 1400L)

18 June Weston Air Festival, Weston-Super-Mare - (DISPLAY TIME - 1410L)

19 June RAF Cosford Air Show, Shropshire - (DISPLAY TIME - 1445L) (The pilots Reds 1-10 will be at the Red Arrows PR tent from 1645-1745hrs to meet the public)

23-24 June Goodwood Festival of Speed - (DISPLAY TIME - 23 June - 1230L, 24 June - 1215L)

25 June Armed Forces' Day National Event Cleethorpes, Sea Front, Cleethorpes -(DISPLAY TIME - 1200L)

26 June Belgian Air Force Days, Florennes Air Base, Belgium
July

2 July Yeovilton Air Day, Royal Naval Air Station Yeovilton, Somerset - (DISPLAY TIME -1300L)

2-3 July Wales National Airshow, Swansea -(DISPLAY TIME - 2 July - 1630L, 3 July - 1520L)

8, 9 & 10 July Royal International Air Tattoo, RAF Fairford, Gloucestershire - (DISPLAY TIME - 8 July - 1415L, 9 July - 1530L, 10 July - 1530L)

10 July 2016 Formula 1 British Grand Prix, Silverstone - (DISPLAY TIME - 1220L)

11, 15, 16 & 17 July Farnborough International Airshow, Hampshire - Flypasts and ground activities are planned by the team, including engaging with adults and young people, but no aerobatic displays by the Red Arrows will take place at the event.

21 July Lyme Regis Charities' Week, West Dorset (DISPLAY TIME - 1900L)

22 July America's Cup, Southsea - (DISPLAY TIME - 1200L)

22-23 July Sunderland International Airshow, Sunderland - (DISPLAY TIME - 22 July - 1930L, 23 July - 1605L)

23 July Scotland’s National Airshow, National Museum of Flight, East Fortune - (DISPLAY TIME - 1245L)

24 July Bray Air Display, County Wicklow, Ireland - (DISPLAY TIME - 1400L)
August

6 August Newcastle Festival of Flight, Northern Ireland - (DISPLAY TIME - 1545L)

7 August Blackpool Air Show, Promenade, Blackpool - (DISPLAY TIME - 1600L)

10 August Falmouth Week, Cornwall - (DISPLAY TIME - 1815L)

11 August Cowes Week, Isle of Wight - (DISPLAY TIME - 1920L)

12-13 August Eastbourne International Airshow, Eastbourne - (DISPLAY TIME - 12th Aug -1300L, 13 Aug - 1230L)

14 August Herne Bay Airshow, Herne Bay, Kent - (DISPLAY TIME - 1400L)

17 August Cromer Carnival, Norfolk - (DISPLAY TIME - 1100L)

17 August Weymouth Carnival, Dorset - (DISPLAY TIME - 1730L)

19 August Dawlish Carnival, Dawlish - (DISPLAY TIME - 1900L)

18, 19, 20 & 21 August Bournemouth Air Festival, Bournemouth - (DISPLAY TIMES - 18th - 1454L, 19th - 1545L, 20th - 1545L, 21st - 1545L)

25-26 August Clacton Airshow, Clacton-on-Sea, Essex - (DISPLAY TIME - 25th - 1635L, 26th - 1300L)

26 August Sidmouth Regatta, Sidmouth, Devon - (DISPLAY TIME - 1830L)

27 August Carfest South, Laverstoke Park Farm, Hampshire - (DISPLAY TIME - 1300L)

27-28 August Dunsfold Wings & Wheels, Surrey - (DISPLAY TIME - 27 August - 1630L, 28 August - 1200L)

28 August Rhyl Air Show, Denbighshire, Wales - (DISPLAY TIME - 1730L)

29 August Isles of Scilly Maritime Gathering, Isles of Scilly - (DISPLAY TIME - 1500L)
September
2 September Chatsworth Country Fair, Bakewell, Derbyshire - (DISPLAY TIME - 1535L)

3 September Scottish Airshow, Prestwick - (DISPLAY TIME - 1646L)

3-4 September Northern Ireland International Airshow, Portrush - (DISPLAY TIMES - 3rd - 1215L, 4th - 1215L)

4 September Chatsworth Country Fair, Bakewell, Derbyshire - (DISPLAY TIME - 1800L)

8 September RAFA Guernsey Air Display, Guernsey

8 September Jersey International Air Display, Jersey

10 September Southport Air Show, Southport, Merseyside - (DISPLAY TIME - 1500L)

11 September Great North Run, Newcastle - (DISPLAY TIME - 1315L)

11 September The Duxford Air Show: Meet The Fighters, Duxford, Cambridgeshire -(DISPLAY TIME - 1652L)

Selama 5 tahun lebih tinggal di UK, belum pernah sekalipun menjumpai iklan produk tembakau (rokok) di manapun, contohnya di televisi, di majalah/koran, atau di papan-papan iklan. Coba bandingkan dengan di sini. Di televisi ? rokok hanya dibikin kabur (blurry) tapi tetap ditampilkan sepanjang hari. Anak saya (7 tahun) sampai berkomentar "This government makes everything blurry. What's that for? There is nothing to do with it ".
Television advertising of tobacco products was banned in the UK in 1965 under the Television Act 1964, which was reinforced by an EU directive in the 1980s.
Pemerintah UK pun membuat regulasi tambahan yang berlaku sejak 1 Oktober 2007, yang kurang lebih menyatakan "menjual produk tembakau (termasuk rokok) kepada seseorang yg berumur di bawah 18 tahun adalah melanggar hukum". Kemudian larangan menjual rokok di kendaraan vendor, termasuk "merokok di kendaraan yang ada anak-anak di dalamnya merupakan pelanggaran hukum dan polisi berhak memberhentikan kendaraan tersebut.

Kalau kita pergi ke supermarket, penjualan rokok ditempatkan pada bagian tersendiri dan penjaganya berhak menanyakan kartu identitas si pembeli jika dia tidak yakin dengan umur calon pembeli rokok tersebut. Ibaratnya lebih baik tidak untung daripada menjual rokok kepada under 18 years.
Since 1 October 2007 it has been illegal to sell tobacco products to anyone under the age of 18 (previously 16). A ban on sales of tobacco from vending machines to reduce youth access entered into force in October 2011.
Pada bulan May 2016, mulai diberlakukan aturan hukum yang baru tentang kotak bungkus rokok. Aturan tersebut berbunyi kotak bungkus rokok dibuat seragam, tidak berwarna, tanpa logo dan nama produsen, hanya boleh mencantumkan nama brand dengan jenis huruf, ukuran huruf serta pada posisi yang seragam. Hal ini diberlakukan untuk semua perusahaan rokok tanpa perkecualian.
Start from May 2016, The British legislation, aimed at curbing demand for cigarettes, requires that all cigarettes be sold in uniform packs with all branding, including colors, logos and other trademarks, removed. Companies are only permitted to print the brand’s name, in a uniform font, size, and location, on the pack, alongside health warnings and deterrent images.
Departemen Kesehatan di UK atau NHS (National Health Service), juga memberikan pengarahan dan bimbingan intensif bagaimana berhenti merokok. Bagi warga yang ingin berhenti merokok, NHS akan memberikan dukungan penuh kepada mereka, karena NHS tahu bahwa tidak mudah untuk berhenti merokok khususnya bagi yg sudah kecanduan. Tidak ada tempat khusus untuk rehabilitasi, tapi NHS akan terus memantau dan mengirimkan fasilitas yang dibutuhkan agar berhenti merokok, salah satu contohnya adalah mengirimkan permen nikotin berdosis rendah yang lambat laun akan dihentikan sama sekali (baca di https://www.nhs.uk/smokefree/why-quit).

Terakhir, belajar dari negara Inggris, marilah kita bersama-sama mendorong pemerintah dan parlemen untuk membuat peraturan hukum yang melarang iklan rokok, melarang penjualan rokok kepada anak-anak atau yang berumur di bawah 18 tahun, dan memberikan fasilitas bagi yang ingin berhenti merokok.

Semoga bermanfaat.

-------------------------------------------
Referensi:
1. http://www.politics.co.uk/reference/tobacco-advertising
2. http://ash.org.uk/files/documents/ASH_937.pdf
3. http://www.ash.org.uk/files/documents/ASH_96.pdf
4. http://www.ipwatchdog.com/2015/07/19/big-tobacco-heads-to-court-over-cigarette-plain-packaging-laws/id=59664/

Pemerintah UK melarang Iklan ROKOK, Aturan penjualan rokok juga sangat ketat

Selama 5 tahun lebih tinggal di UK, belum pernah sekalipun menjumpai iklan produk tembakau (rokok) di manapun, contohnya di televisi, di majalah/koran, atau di papan-papan iklan. Coba bandingkan dengan di sini. Di televisi ? rokok hanya dibikin kabur (blurry) tapi tetap ditampilkan sepanjang hari. Anak saya (7 tahun) sampai berkomentar "This government makes everything blurry. What's that for? There is nothing to do with it ".
Television advertising of tobacco products was banned in the UK in 1965 under the Television Act 1964, which was reinforced by an EU directive in the 1980s.
Pemerintah UK pun membuat regulasi tambahan yang berlaku sejak 1 Oktober 2007, yang kurang lebih menyatakan "menjual produk tembakau (termasuk rokok) kepada seseorang yg berumur di bawah 18 tahun adalah melanggar hukum". Kemudian larangan menjual rokok di kendaraan vendor, termasuk "merokok di kendaraan yang ada anak-anak di dalamnya merupakan pelanggaran hukum dan polisi berhak memberhentikan kendaraan tersebut.

Kalau kita pergi ke supermarket, penjualan rokok ditempatkan pada bagian tersendiri dan penjaganya berhak menanyakan kartu identitas si pembeli jika dia tidak yakin dengan umur calon pembeli rokok tersebut. Ibaratnya lebih baik tidak untung daripada menjual rokok kepada under 18 years.
Since 1 October 2007 it has been illegal to sell tobacco products to anyone under the age of 18 (previously 16). A ban on sales of tobacco from vending machines to reduce youth access entered into force in October 2011.
Pada bulan May 2016, mulai diberlakukan aturan hukum yang baru tentang kotak bungkus rokok. Aturan tersebut berbunyi kotak bungkus rokok dibuat seragam, tidak berwarna, tanpa logo dan nama produsen, hanya boleh mencantumkan nama brand dengan jenis huruf, ukuran huruf serta pada posisi yang seragam. Hal ini diberlakukan untuk semua perusahaan rokok tanpa perkecualian.
Start from May 2016, The British legislation, aimed at curbing demand for cigarettes, requires that all cigarettes be sold in uniform packs with all branding, including colors, logos and other trademarks, removed. Companies are only permitted to print the brand’s name, in a uniform font, size, and location, on the pack, alongside health warnings and deterrent images.
Departemen Kesehatan di UK atau NHS (National Health Service), juga memberikan pengarahan dan bimbingan intensif bagaimana berhenti merokok. Bagi warga yang ingin berhenti merokok, NHS akan memberikan dukungan penuh kepada mereka, karena NHS tahu bahwa tidak mudah untuk berhenti merokok khususnya bagi yg sudah kecanduan. Tidak ada tempat khusus untuk rehabilitasi, tapi NHS akan terus memantau dan mengirimkan fasilitas yang dibutuhkan agar berhenti merokok, salah satu contohnya adalah mengirimkan permen nikotin berdosis rendah yang lambat laun akan dihentikan sama sekali (baca di https://www.nhs.uk/smokefree/why-quit).

Terakhir, belajar dari negara Inggris, marilah kita bersama-sama mendorong pemerintah dan parlemen untuk membuat peraturan hukum yang melarang iklan rokok, melarang penjualan rokok kepada anak-anak atau yang berumur di bawah 18 tahun, dan memberikan fasilitas bagi yang ingin berhenti merokok.

Semoga bermanfaat.

-------------------------------------------
Referensi:
1. http://www.politics.co.uk/reference/tobacco-advertising
2. http://ash.org.uk/files/documents/ASH_937.pdf
3. http://www.ash.org.uk/files/documents/ASH_96.pdf
4. http://www.ipwatchdog.com/2015/07/19/big-tobacco-heads-to-court-over-cigarette-plain-packaging-laws/id=59664/

Saya berharap kita selalu berhati-hati dan waspada dengan aplikasi atau website yang mengaku-ngaku bisa melihat siapa yang mengintip profile Anda di Facebook. Aplikasi tipuan ini mengincar pengguna di Indonesia dan sekitarnya. Ada yang berbahasa Indonesia dan ada juga yang menggunakan bahasa Inggris, tapi kurang-lebih semuanya sama.

Menurut data dari perusahaan antivirus, ada ratusan ribu pengguna Facebook (FB) yang sudah menjadi korban aksi tersebut.

Padahal tahun 2010 sudah ada scam "who viewed your profile" yang menyerang seluruh negara bukan cuma di Indonesia.
Ada virus yang serupa pada tahun 2011,dan juga menyerang pengguna FB di Indonesia. Aksi itu dilakukan pelaku dengan mengatasnamakan sebuah kelompok bernama 'Jempolers Indonesia'. Menurut pantauan Vaksincom, sebanyak 750.000 pengguna Facebook dari Indonesia menjadi korban aksi itu hanya dalam waktu tiga hari.
"Jika Anda jatuh menjadi korban, dan menjalankan apa yang diperintahkan, maka secara otomatis Anda akan mengirimkan pesan Facebook Chat ke seluruh kontak Anda," ujar analis antivirus dari Vaksincom

Untuk meyakinkan korbannya, aplikasi jahat ini mengirimkan tulisan di profile korban yang seakan-akan menunjukkan siapa saja teman korban yang pernah melihat profile itu dan seberapa sering.

"Padahal sebenarnya aplikasi atau website tersebut TIDAK ADA dan data posting yang ditampilkan adalah data bohongan yang mengambil data kontak profile dan menampilkan angka jumlah 'views' secara acak,"
Sekali lagi marilah kita berpikir logis saja. Lagian buat apa sih sampai harus tahu siapa aja yang sudah lihat profile dan wall FB kita. 

REFERENSI
1. https://www.facebook.com/help/community/question/?id=10153511836830055
2. http://techforluddites.com/beware-of-who-viewed-my-profile-apps-on-facebook/

WASPADA - TIPUAN "Siapa Lihat Profil Facebook kita" atau "who viewed your profile"

Saya berharap kita selalu berhati-hati dan waspada dengan aplikasi atau website yang mengaku-ngaku bisa melihat siapa yang mengintip profile Anda di Facebook. Aplikasi tipuan ini mengincar pengguna di Indonesia dan sekitarnya. Ada yang berbahasa Indonesia dan ada juga yang menggunakan bahasa Inggris, tapi kurang-lebih semuanya sama.

Menurut data dari perusahaan antivirus, ada ratusan ribu pengguna Facebook (FB) yang sudah menjadi korban aksi tersebut.

Padahal tahun 2010 sudah ada scam "who viewed your profile" yang menyerang seluruh negara bukan cuma di Indonesia.
Ada virus yang serupa pada tahun 2011,dan juga menyerang pengguna FB di Indonesia. Aksi itu dilakukan pelaku dengan mengatasnamakan sebuah kelompok bernama 'Jempolers Indonesia'. Menurut pantauan Vaksincom, sebanyak 750.000 pengguna Facebook dari Indonesia menjadi korban aksi itu hanya dalam waktu tiga hari.
"Jika Anda jatuh menjadi korban, dan menjalankan apa yang diperintahkan, maka secara otomatis Anda akan mengirimkan pesan Facebook Chat ke seluruh kontak Anda," ujar analis antivirus dari Vaksincom

Untuk meyakinkan korbannya, aplikasi jahat ini mengirimkan tulisan di profile korban yang seakan-akan menunjukkan siapa saja teman korban yang pernah melihat profile itu dan seberapa sering.

"Padahal sebenarnya aplikasi atau website tersebut TIDAK ADA dan data posting yang ditampilkan adalah data bohongan yang mengambil data kontak profile dan menampilkan angka jumlah 'views' secara acak,"
Sekali lagi marilah kita berpikir logis saja. Lagian buat apa sih sampai harus tahu siapa aja yang sudah lihat profile dan wall FB kita. 

REFERENSI
1. https://www.facebook.com/help/community/question/?id=10153511836830055
2. http://techforluddites.com/beware-of-who-viewed-my-profile-apps-on-facebook/

Total Kunjungan

Popular Posts

Hot Stuff